dalam Refleksi

Cahaya

Pada cahaya lilin, pandanglah bagaimana ia dapat menerangi dan begitu berarti di saat gelap gulita

Kegelapan dunia ini menjadikan pandangan seseorang tertutupi. Ibarat ruang gelap gulit, ia tersandung, tertabrak bahkan akan tersungkur jatuh ke lantai.

Perhatikan lentera-lentera di rumah gubuk zaman terdahulu, mereka begitu sangat berarti ketika tak ada cahaya selain cahaya tersebut. Gerak manusianya ketika malam tiba, begitu terbatas. Manusia benar-benar berada dalam peristirahatan total. Mentari terbit, mereka pun bekerja tak menyiakan waktu hingga mentari kembali terbenam.

Kembali ke zaman sekarang, dunia tampak segar. Malam serasa siang, sehingga banyak yg bergadang hingga larut pagi. Ada yg asyik dengan pekerjaannya, tambal sulam pekerjaan yg tertunda, atau hanya sia-sia dengan menghabiskan quota. Mereka tidak menikmati betul waktu malam sebagai istirahat total. Sehingga paginya begitu berat, sepanjang hari itu terasa begitu melelahkan.

“sesuatu yang banyak akan menjadi murah, kecuali ilmu dan budi pekerti”.

Ilmu ibaratkan lampu, semakin besar lampu dan aliran listriknya dg mengamalkannya, maka akan semakin menerangi pemiliknya. Tak ada guna lampu tanpa aliran listrik, senagaimana ilmu tanpa diamalkan. Bukan ilmu yg disalahkan, tapi orang yg berilmu.

0Shares

Tinggalkan Balasan untuk Rahul Syarif Batalkan Balasan

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar

  1. Hallo bro Ma’ruf.

    Bener banget apa yang kamu bilang, bahwa seterang apapun lampu yang dimiliki, tanpa aliran listrik gak ada gunanya.

    Susun katanya asik. Mau belajar dari bro ma’ruf jugalah.

    Btw, ada yg typo rbro

  2. So trueee….Ilmu, makin dikasihin, makih disebarin justru makin menguat dan terus menganak pinak di kita ya…ngggak murahan sama sekali. Dan ingat, ada 3 perkara yang dibawa mati, amal jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak soleh solehah

  3. Penutupnya jleb banget. “Ilmu ibaratkan lampu, semakin besar lampu dan aliran listriknya dg mengamalkannya, maka akan semakin menerangi pemiliknya. Tak ada guna lampu tanpa aliran listrik, sebagaimana ilmu tanpa diamalkan. Bukan ilmu yg disalahkan, tapi orang yg berilmu” setuju sekali dengan kutipan tsb.